Saturday, May 12, 2007

Memaknai Waktu Pagi

Memaknai Waktu Pagi

Oleh: Era Findo el Faqih

Nabi SAW bersabda: ''Berpagi-pagilah untuk keluar mencari rezeki, karena keluar pada pagi hari itu akan membawa berkah dan keberhasilan''. (H.R al Bazzar dan Thabraniy)

'' Jangan sampai ayam jantan lebih cerdas darimu, dikarenakan dia berkokok sebelum fajar, sementara kamu masih mendengkur hingga matahari terbit'' .(Nasehat Lukmanul Hakim kepada anaknya)

Suatu Pagi Di Dalam Hidupmu; Sebuah Prolog

Dari dua ungkapan di atas dapatlah kita pahami, bahwa waktu pagi adalah waktu yang sarat makna dan mengandung berkah. Maksud dari berkah disini adalah bukan saja berkah yang diperoleh oleh pelakunya sendiri, namun dia juga membawa berkah bagi orang lain. Orang yang telah terbiasa memanfatkan waktu pagi tentu sangat jauh berbeda dengan orang yang hanya melewati waktu paginya dengan sesuatu yang kurang berguna. Dalam sebuah penelitian dikatakan: '' Bahwa cuaca di waktu pagi itu akan membuat orang lebih cerdas''. Ketahuilah, awal dari suatu hari adalah di suatu pagi. Allah SWT telah menetapkan kepada hamba-NYA untuk memulai dalam berusaha di waktu pagi. Cobalah tadabburi (Q.S an Naba': 11)

Dalam sebuah sabdanya, Nabi Muhammad SAW telah memberikan keterangan. Bahwa para malaikat saling bergantian di waktu pagi (ketika subuh) dan di sore hari (ketika ashar). Allah SWT telah bersumpah di dalam al quran dengan waktu pagi (Q.S at Taqwir: 18). Suatu pagi itu adalah awal dari kehidupan. Maka awalilah suatu pagi itu dengan kebaikan. Supaya kita memperoleh akhir yang baik dan keberkahan.

Waktu pagi adalah waktu yang mulia. Waktu pagi juga merupakan waktu untuk memulai perjuangan. Dalam hal ini Rasulullah SAW telah memberikan contoh teladan kepada kita. Diriwayatkan bahwa beliau megirimkan bala tentaranya di waktu pagi. Ketika beliau hijrah ke Madinah, ia memulai hijrah di waktu pagi. Serta ada juga kisah seorang sahabat yang sering mengirimkan barang dagangannya di waktu pagi. Puncaknya sahabat itu dapat memperoleh laba yang melimpah. Waktu pagi juga merupakan simbol kasih sayang. Hal ini dibuktikan oleh Rasulullah SAW terhadap putrinya tersayang. Adalah Fatimah az Zahra bercerita: '' Ayahku lewat di sampingku, beliau menggerakkanku dengan kakinya dan berkata: '' Wahai anakku bangunlah. Saksikanlah rezeki tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai. Karena Allah SWT membagikan rezeki kepada hambanya antara terbit fajar dan terbit matahari''. (H.R Ahmad Dan Baihaqiy)

Beberapa Solusi Dalam Memaknai Waktu Pagi

Pertama, solusi internal:

1. Orientasi dan tujuan hidup dalam menggapai ilmu

Seorang pribadi muslim yang bisa dijadikan figur adalah seorang muslim yang memiliki orientasi dan tujuan hidup yang jelas dan terencana. Pernahkah kita merenungi, sudah berapa waktu pagikah yang kita lewatkan? Mungkin kita telah lalai selama ini. Karena seiring berlalunya waktu pagi, ilmu yang kita miliki belum juga bertambah. Bahkan mungkin berkurang. Oleh karena itu, tentukanlah tujuan hidup dan iringi dia dengan usaha semaksimal mungkin.

Khatib al Baghdadiy pernah menceritakan tentang kehidupan Imam Ibn Jarir at Thabariy. Bahwa at Thabariy selama empat puluh tahun dari usianya yang terakhir mampu menulis sebanyak empat puluh halaman dalam sehari. Namun yang mengesankan adalah, apa yang ia tuangkan dalam tulisannya itu justru ia peroleh di awal-awal subuh setelah menunaikan Qiyamul lail. Dan dia juga memurajaa'h hafalannya di waktu subuh.

Hendaklah kita selalu menggapai berkah di waktu pagi. Adapun cara-cara untuk menggapai berkah di waktu pagi:

v Dekaplah keheningan di waktu pagi

v Pandanglah petala-petala langit yang luar biasa itu

v Segeralah membuka pintu-pintu rahmat dari Allah SWT dengan usaha dan amal kebajikan

v Anggaplah kita mendengarkan doa-doa para Malaikat yang mendoakan kita dengan kebaikan-kebaikan di waktu pagi

v Sapalah orang-orang yang kita cintai di waktu pagi

2. Perlunya manajemen waktu (optimalisasi waktu pagi)

Para pakar kesehatan telah mengakui, bahwa orang yang giat bekerja pada waktu pagi lebih produktif dari pada orang yang giat bekerja pada sore hari atau pun pada malam hari. Bekerja di waktu pagi tidak akan membuat kita cepat letih, sebab cuacanya dingin. Mungkin inilah diantara penyebab kenapa para pekerja di kantor-kantor lebih betah bekerja di kedinginan AC. Lagi pula di waktu pagi suasananya sangat hening dan kondisi jiwa dalam keadaan bersih.

Ingat, sehari itu hanya dua puluh empat jam. Tidak lebih dan tidak kurang. Maka optimalkanlah waktu pagi itu dengan amal dan ilmu. Serta kurangilah bicara dan perbanyaklah karya. Satu hal yang harus kita waspadai adalah, jangan sampai kita terlambat bangun di waktu pagi untuk sholat subuh. Sebab Nabi Saw bersabda: '' Orang yang tidur semalaman suntuk dan dia pun terlambat bangun pagi, maka sungguh kedua telinganya telah dikencingi oleh syetan''. (H.R Muslim)

Adapun hikmah-hikmah kemulian waktu pagi, yaitu:

v Karena suatu pagi bisa merubah hidupmu

v Kehidupan pagi adalah ciri orang saleh

v Sesungguhnya ilmu Allah SWT itu turun pada waktu pagi

v Sesungguhnya waktu pagi itu tidak akan berubah, yang berubah adalah diri kita

v yang paling utama adalah, anggaplah pagi ini pagi yang terkhir dalam hidup kita. Maka dengan anggapan yang seperti ini kita akan lebih bersemangat lagi untuk memanfaatkan waktu pagi

kedua, solusi eksternal:

1. Suri tauladan

Suri tauladan kita yang utama adalah Nabi Muhammad SAW. Namun dalam mencari suri tauladan ini, kita juga dapat mencontoh orang-orang saleh yang mereka telah sukses di waktu paginya. Mereka selalu mengisi waktu paginya dengan amal dan ilmu. Dalam hidup ini memang seorang figur yang saleh itu sangat dibutuhkan. Salah memilih figur, maka kita akan hancur.

Ada sebuah filosofi yang agung yang diajarkan oleh agama kita, yaitu sebuah kata hikmah menerangkan: '' Untuk hal-hal yang mulia, maka melihatlah ke atas''. Artinya adalah, carilah tauladan tempat mencontoh yang lebih utama. Dengan arti kata adalah kita harus sukses mencari figur yang tepat. Namun tentu dengan satu catatan, bahwa selain Rasulullah SAW tidaklah ada seorang pun manusia yang ma'shum. Maka ambillah sisi positif dari setiap figur yang kita teladani.

Orang yang terbiasa beramal, beribadah dan berbuat kebajikan-kebajikan, kemudian ia tertimpa sakit, maka takkala ia sakit itu pahalanya akan tetap dicatatkan sebagaimana ia sehat. Ini sesuai dengan sabda Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Turmidzi. Dalam sebuah ungkapan dikatakan: '' Orang yang bijak tentu dia tidak akan bersenang-senang dengan melelapkan dirinya pada waktu pagi. Sebab orang yang bijak ia akan menyadari bahwa bersenang-senang itu bukanlah di tengah jalan (di dunia), namun bersenang-senang itu adalah di tempat tujuan (di akhirat)''.

2. Perlunya lingkungan dan sahabat yang baik

Pernahkah kita berpikir tentang lingkungan kita saat ini, tentang sahabat-sahabat yang kita anggap baik itu? Adakah mereka membawa kita kepada jalan kebenaran? Jika ada, maka ikutilah ia. Di alam dunia ini perlu kita sadari, bahwa sahabat itu adalah bagaikan magnet. Sebab dia bisa menarik bahkan menyeret kita.

3. Mulailah dengan usaha dan iringilah dengan doa

Sebuah ungkapan filosofi dalam berusaha: '' Jika anda berpikir bisa, maka anda akan bisa untuk hal itu''. Maka berpikirlah dulu bisa untuk berbuat dalam mengoptimalkan waktu pagi. Sesungguhnya taqdir Allah SWT itu ada di ujung usaha seorang hamba (coba tadabburi Q.S ar Ra'du: 11 ). Hasil yang kita peroleh, insyaAllah akan sesuai dengan kadar usaha yang telah kita usahakan kearah tujuan itu. Jika ternyata tidak sesuai, maka ketahuilah bahwa itulah yang terbaik. Sebab Allahlah yang lebih tahu yang terbaik bagi hamba-NYA. Tentang pentingnya usaha dan utamanya doa dan hubungan yang erat diantara keduanya, hal itu dapat kita telusuri dalam ungkapan ini: '' Usaha tanpa doa, itu artinya sombong. Namun doa tanpa usaha, itu artinya omong kosong''.

Untuk memotifasi diri agar kita lebih memanfaatkan waktu pagi, maka usahakanlah sehabis shalat subuh beri'tikaf di mesjid. Sebab orang yang shalat subuh di mesjid, kemudian ia berdzikir hingga waktu dhuha serta ia sertai dengan shalat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala seperti:

v H. R Tirmidzi : '' Pahalanya bagaikan orang yang menunaikan ibadah haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna''.

v H.R Abu Daud dan Ahmad : '' Dosanya akan diampuni, meskipun dosanya lebih banyak dari buih di lautan''.

v H.R Ibnu Abi Dunya : '' Tubuhnya tak akan tersentuh oleh api neraka''.

Penutup

Sungguh, tidak ada yang tidak mungkin di dalam hidup kita di atas dunia ini. Selagi kita mampu dan mau berusaha untuk memanfaatkan waktu pagi, maka insyaAllah kita tidak akan termasuk kepada golongan orang-rang yang merugi. Maka hendaklah kita memulai dari diri kita disaat ini jua dan untuk masa-masa selanjutnya. Rasulullah SAW telah bersabda:'' Bahwa diberkahi umatku pada waktu paginya''. Maka marilah kita dari saat ini juga untuk memulai mengoptimalkan waktu pagi. Sebab tak dapat dipungkiri, bahwa salah satu penunjang kesuksesan hidup adalah mengoptimalkan waktu pagi.

Ada sebuah ungkapan yang indah dan penuh maui'dzah dari Hasan al Bashri, ia berkata: '' Tidak ada satu haripun yang terbit mataharinya, kecuali disana itu ada seruan; wahai anak Adam, aku adalah makhluk baru yang akan menjadi saksi atas semua gerak hidupmu. Maka berbekalllah hari ini, karena aku tidak akan kembali hingga hari kiamat kelak. Hasan al Basri juga mengatakan: '' Usiamu itu adalah bagaikan kumpulan hari-hari, setiap satu hari berlalu dalam hidupmu, maka berkuranglah usiamu''.

Hendaklah kita memulai dari detik ini juga untuk memulai menuai kebaikan dengan memaknai waktu pagi kita dengan amal dan ilmu. Ingatlah, sesungguhnya manusia itu adalah pengendara di atas punggung usianya. Sungguh hari-hari kita diatas dunia ini tidaklah lama, hanya berkisar antara enam puluh tahun hingga tujuh puluh tahun (hal ini sesuai dengan sabda Nabi SAW). Ingat, hari yang kemarin tidaklah mungkin ia akan kembali lagi. Dan hari yang akan datang telah menunggu. Dan hari ini harus kita isi dengan hal-hal yang lebih berguna dari hari-hari kemarin. Sebab, orang yang beruntung adalah orang yang harinya sekarang lebih baik dari hari-harinya yang kemarin. Dan orang-orang yang merugi adalah adalah jika harinya sekarang sama saja dengan harinya yang kemarin. Dan orang yang celaka adalah orang yang harinya sekarang lebih buruk dari hari-harinya yang kemarin. Nau'dzubillah.

Oleh karena itu semua, maka berbekallah dari hari ini, dari pagi ini untuk dapat melangkah masuk nantinya ke pintu syurga tanpa dihisap oleh Allah SWT. Tentang perjuangan di dunia ini Imam Ahmad Bin Hambal berkata: '' Perjuangan kita belumlah bisa berhenti, sebelum kedua kaki kita melangkah masuk ke pintu syorga''.

Wallahua'lam bisshawab

Monday, May 7, 2007

Menyemai Makna Air; Sebuah Analisis Penyemangat Diri

Menyemai Makna Air; Sebuah Analisis Penyemangat Diri

Oleh: Era Findo el Faqih

v Ada sebuah ungkapan hikmah: '' Hendaklah engkau bergerak , karena air yang tenang tidak akan pernah bisa menghanyutkan''.

v Ibn Abi Dunya meriwayatkan dari Abdullah Bin Umar, bahwa Abdullah Bin Umar pernah meminum air dingin. Setelah meminum, tiba-tiba ia menangis tersedu-sedu. Lantas dia ditanya oleh seseorang tentang sebab ia menangis? Abdullah Bin Umar menjawab: ''Aku teringat dengan firman Allah SWT: ''Dan dihalangi antara mereka (penghuni neraka itu) dengan apa yang mereka ingini''. ( Q.S Saba: 54)

v Dari Salam Bin Muthi', ia berkata: '' Aku memberi al Hasan segelas air untuk buka puasa. Ketika dia akan meminum air tersebut tiba-tiba dia menangis sambil berkata: '' aku mengingat rintihan penghuni neraka yang disebutkan dalam firman Allah SWT, dan penghuni neraka menyeru kepada penghuni surga : '' limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu''. Dan aku juga teringat terhadap jawaban yang diberikan kepada mereka (penghuni neraka itu): '' Mereka penghuni surga menjawab, sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir''. ( Q.S. al A'raf:50)

v Dari Abdul Malik Bin Marwan, bahwa ia meminum air dingin. Lantas ia menangis. Ketika ditanya apa yang membuat dia menangis, tanpa alasan yang jelas dia menjawab: '' Aku ingat betapa hausnya penghuni neraka pada hari kiamat nanti. Aku juga teringat bahwa di dalam neraka tak ada sama sekali minuman yang segar. Kemudian dia membaca ayat berikut: '' Diminumnya air nanah itu dan hampir ia tak bisa menelannya.'' ( Q.S Ibrahim: 17)

v Ingatlah: Setetes air yang terus-menerus menetesi batu yang sangat keras, maka suatu saat pasti batu itu akan berbekas jua oleh tetesan air tadi. Hal ini memberikan ibrah kepada salah seorang ulama kita. Yang mana dengan menemui kisah batu yang berbekas karena ditetesi air tadi, maka bertambah rajinlah ia dalam menuntut ilmu. Baginya, sungguh kepalanya tak sekeras batu.

v Ibnu Taimiah berkata: '' Dzikir bagi kehidupan, ibarat air bagi ikan''. Melalui perkataan beliau ini, dapatlah kita membuat sebuah pertanyaan; adakah ikan dapat bertahan hidup takkala air tak lagi bersamanya?

v Bagi seorang insan yang hidup di daerah padang pasir, air merupakan sesuatu yang paling berharga. hal ini merupakan salah satu hikmah di dalam al Quran mengapa Allah SWT sering menyebutkan melalui firmannya bahwa di dalam surga itu terdapat sungai-sungai yang mengalir di bawahnya.

Monday, April 30, 2007

Secercah Ilmu Seputar Buku Dan Perpustakaan

Secercah Ilmu Seputar Buku Dan Perpustakaan

Oleh: Era Findo el Faqih

v Sebenarnya buku-buku yang paling baik cetakannya adalah buku-buku yang berasal dari Beirut Lebanon

v Beberapa buku dan tempat percetakannya yang paling baik:

1. Fathul Baari : Daarus Salam Riyadh

2. Shahihul Bukhari : Dartukin Najah (Jami'ah Madinah)

3. Shahih Muslim : Dar Ma'rifah Birut

Namun, pendapat ini belumlah final. Sebab yang penulis anggap baik belum tentu itu yang terbaik menurut pakar yang lain. Namun sebenarnya pendapat ini juga penulis dapatkan dari orang lain

v Maktabah dar al Qalam ada tiga Negara : Kuwait, Kairo dan Demaskus/ Syiria

v Dua maktabah yang saat ini merupakan maktabah terbaik di Kairo, yaitu: Dar as Salam di kota kairo Mesir dan Dar Wafa' di kota Manshurah Mesir

v Mulailah dari sekarang, jika membeli sebuah buku, hendaklah yang ada pentahqiqnya. Sebagai contoh: kitab ''al asybah Wan Nazhaair ''yang di karang oleh Imam as Suyuthi, maka yang terbaik adalah yang terdapat di maktabah Daarus Salam kairo Mesir. Yang mana buku itu ditahqiq oleh dua orang pentahqiq.

v Sebuah contoh buku yang paling terkenal saat ini adalah buku ''La Tahzan'' yang ditulis oleh Aid al Qarni.

v Buku Syekh Muhammad Nashruddin al Baniy banyak tersebar di tiga maktabah, yaitu: Dar Maa'rif, al Maktab al Islami dan Maktabah Islamiah Urdun

v Diakhir hayatnya, syekh al Baniy menulis sebuah buku sebagai rujukan bagi pembaca terhadap Hadits-hadist dia yang salah. Sebab, ada disebagian hadist-hadistnya antara yang shahih dan yang dha'if terbalik. Adapun nama buku beliau itu adalah:

تر ا جع الشيخ البانى فى حد يثه (ada dua jilid)

v Beda antara Ibnu Arabiy dan Ibnul Arabiy adalah: Ibnu Arabiy adalah ulama yang berfaham wihdatul wujud yang ia difatwakan oleh sebagian ulama sebagai orang yang sesat. Sedangkan Ibnul arabiy adalah pakar hadits.

v Jika anda adalah pemula dalam menuntut ilmu dan anda ingin membeli buku yang berkaitan dengan ilmu yang akan anda pelajari, maka belilah buku-buku yang berbentuk: al wajiz, Madkhal dan Taisir. Sebab buku-buku seperti ini sangat cocok untuk pemula. Lagipula bahasanya sangat mudah dipahami. Sebagai contoh: kitab pemula di ilmu hadits: Taisir Musthalah al Hadits yang dikarang oleh Ustadz Mahmud Tohan

v Adapun buku yang terpanjang yang ia mencakup seluruh cabang ilmu adalah buku: '' al Funun'' yang di karang oleh Ibn A'qil

v Buku fiqih zakat yang terkenal dan terlengkap adalah buku fiqih zakat yang dikarang oleh Dr. Yusuf al Qaradhawiy.

v Doa penuntut ilmu: ا للهم ا ستر عيب معلمى عنى ولا تزهب بركة علمه منى

v Kata seorang ulama: '' Sesungguhnya Allah itu tidak akan memberi keberkahan pada ilmumu, sebelum engkau mengamalkan ilmu itu

v Beberapa metode dalam menguasai ilmu:

1. Mulailah dengan niat yang ikhlas

2. Tak berbuat dosa dan tak bermaksiat

3. Mengamalkan ilmu yang telah didapat

4. Banyak berpuasa

5. Sibukkan diri dengan ilmu dan buku

6. Sering berdoa kepada Allah SWT agar Allah SWT berkenan memberikan keberkahan pada ilmu kita

v Beberapa ulama hadist yang terkenal pada abad ke-7 dan nama kitab mereka:

1. al Hakim an Naisaburiy : al Mustadrak

2. ad Daaruqutniy : Kitaab as Sunan

3. Ibn Hibban : al Musnad As shahih Li Ibn Hibban

4. at Thabraniy : al kabir, al Aushat dan as Shaghir

5. Qasim Ibn Asbagh : as Shahih al Muntaqa

6. Ibn Sakkan : Kitaab al Itsar Bi Rijaal Maa'ni al Atsar

v Sebenarnya banyak sekali kitab yang mensarah Sahih Bukhari. Namun kitab yang paling terkenal adalah: Fathul Baari yang dikarang oleh Ibn Hajar al A'sqalaniy. Dan kitab yang mensarah Sahih Muslim yang paling terkenal adalah yang disarah oleh imam an Nawawiy. Dan kitab yang mensyarah Muwattha' Imam Malik yang paling terkenal adalah at Tamhid yang dikarang oleh Ibn Abdil Bar

v Wahyu itu ada dua: Sarih dan hukmi

v Tiga masa penulisan hadits: Kitaab al Hadits, Tadwin al Hadits dan Tashnif al Hadits

v Sahabat-sahabat yang memiliki sahifah. Yang mana sahifah itu adalah kumpulan tulisan mereka dari hadist-hadist yang mereka dengar dari Rasulullah SAW:

1. Shahifah Shadiqah : Abdullah bin Umar bin A'sh

2. Sahifah Samrah bin Jundub

3. Sahifah Jabir bin Abdullah

4. Sahifah Himam bin Munabbih dari Abu Hurairah

v Tempat-tempat dar/ madrasah hadits yang terkenal di masa sahabat, setelah nabi SAW wafat:

1. Di Madinah : Abu Hurairah dll

2. Di Mekkah : Mua'z bin Jabal dll

3. Di Kuffah : Ibn Masu'd dll

4. Di Bashrah : Ibn Abbas dll

5. Di Syam : Abu Darda' dll

6. Di Mesir : A'mru bin A'sh dll

v Jumlah hadist di dalam kitab Muwattha' yang dikarang oleh Imam Malik: 10.000 hadist

v Imam as Suyuthi menyebutkan bahwa ada 14 nuskhah riwayat Muwattha'. dari yang empat belas itu, ada tiga yang terkenal:

1. Nuskhah Yahya bin Yahya al Laitsi al Andalusiy

2. Nuskhah Ibn Musa'b Ahmad bin Abi Bakar Qasim(dia adalah Qadi di Madinah)

3. Nuskhah Imam Muhammad bin Hasan as Syaibaniy( dia adalah teman dekat Imam Hanafiy)

v Diantara orang yang meringkas kitab al Muwattha':

1. Imam Sulaiman al Khattabiy : ia wafat pada 288 H

2. Abul Walid al Baajiy : ia wafat pada 474 H

3. Ibn Rasyiq al qairawaniy : ia wafat pada 456 H

4. Ibn Abdil Bar : ia wafat pada H

v Beberapa pendapat ulama tentang jumlah hadist dai'f yang terdapat di dalam Sahih Muslim:

1. Kata Imam ad Daruqutniy : ada 80 hadist dai'f

2. kata Imam Ibn Taimiah : ada 3 hadist dai'f

3. kata Ibn Hazam azZaahiriy : hanya 1 hadist dai'f

v Urutan buku tafsir kata Aid al Qarniy:

1. at Thabariy : Jaamiul Bayan Fi Tafsiril quran

2. Ibn katsir : Tafsir al quran al A'dzim

3. Qurthubiy : al Jaami' Li Ahkaamil Quran

4. az Zamaksyariy : al Kassyaf

5. ar Raaziy : Mafaatihul Ghaib

6. as Syaukaniy : Fathul Qadir

7. Muhammad Amin as Shinqithi : Adhwaaul Bayan Fi Idhaail Quran Bil Quran

8. Sayyid Qutub : Fi Dzilalil Quran

v Kata Abdullah bin Baz:

1. Tafsir Quran al A'dzim : Ibn Katsir

2. Ma'alimut Tanzil : Imam al Baghawiy

v Kata Syekh Shalih Fauzan:

1. Ma'alimut Tanzil : Imam al Baghawiy

2. Tafsir al Quran al a'dzim : Ibn Katsir

3. Taisir Kariimur Rahman : Abdurrahman As sa'diy

v Abu Ismai'l al anshariy berkata: '' Hendaklah penuntut ilmu itu mempelajari terlebih dahulu Jaami' at Turmudziy sebelum ia mempelajari Shahihain''.

v Ai'd al Qarniy berkata: '' Kitab Alfiah I'raqiy tentang hadist, lebih bagus dari Alfiah as Suyuthi(baca: kitab Alfiah Suyuthi di bidang ilmu hadits juga)''

v Aid al Qarniy berkata: ''Buku-buku pegangan tentang aqidah tak terlepas dari yang dikarang oleh: Ibn Taimiah, Ibn Qayyim dan Ibn Katsir

v Ai'd al Qarniy berkata: '' Tiga rujukan utama kita dalam bidang sejarah; al Bidaayah wa an Nihaayah( oleh Imam Ibn Katsir), Tharikh al Umam Wa al Muluk( oleh Imam at Thabariy) dan al kamaal Fi at Taarikh ( oleh Ibn atsir).''

v Imam as Syaatibiy, ia dilahirkan di cordofa. Ia bermazhab Malikiy. Adapun kitab beliau yang paling terkenal adalah al Muwafaqat.

v Beberapa buku penyemangat jiwa: La Tahzan, Jaddid hayaatak, Idaarat az zat, Haadi al Arwah Ila Bilaad al afrah, Isyraqat, Berpikir dan berjiwa besar, ESQ dll.

v Dua buku Asbabun Nuzul yang terkenal: Lubaabun Nuqul Fi Asbabin Nuzul (oleh Imam as Suyuthi) dan kitab Asbabun Nuzul oleh Imam al Waqidiy.

v Dua buku Muqaddimah yang terkenal: Muqaddimah Ibn Khaldun dan Buku Muqaddimah Ibn Solah Fi I'lmi al Hadits

Saturday, March 24, 2007

Kata Hikmah Dan Petuah Hamka Dalam Buku Islam Dan Adat Minangkabau

Kata Hikmah Dan Petuah Hamka Dalam Buku Islam Dan Adat Minangkabau

Oleh: Era Findo el Faqih

v Kemegahan di waktu muda dan kesengsaraan di waktu tua

v Berjalin berkelindan: yang berarti tak bisa dilepaskan, saking kuatnya ukhuwah dsb.

v Aduh minang…

Kalau tidak dirumput surut

Tidaklah pandan berderai

Kalaulah tidak disulit hidup

Tidaklah kita bercerai

v Pada Mei 1952, diadakanlah kongres adat di Bukit Tinggi. Melalui kongres itu, tercapailah beberapa keputusan: Bahwa harta ( harta warisan) itu dibagi dua:

1. harta pusaka: Pembagiannya diserahkan kepada perkembangan zaman, karena zaman itu bisa saja berubah.

2. harta pencaharian: Dibagi menurut hukum faraidh

v Maha Raja Diraja, ia turun dari gunung merapi, takkala itu ia datang dari tanah Hindustan. Maha Raja Diraja itu adalah nama dewa. Seperti halnya orang Jepang: mereka berpendapat bahwa mereka turun dari dewa matahari. Dan orang Pasemah berkata; bahwa Si Pahit Lidah turun dari berombang matahari

v Suekarno mengatakan, bahwa riwayat persatuan NKRI ada di tiga masa:

  1. dimasa Sriwijaya
  2. dimasa Majapahit
  3. setelah merdeka

Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945 atau bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364. dan Hamka menjadi pemimpin Muhammadiah di Sumbar pada rentang waktu: Mei 1946- Desember 1949.

v diantara penyebab hancurnya kerajaan Sriwijaya, adalah karena adanya pertikaian diantara dua mazhab besar agama Budha:

  1. Himayana : di Palembang
  2. Mahayana : di Jawa. dan puncak kehancurannya adalah ketika kerajaan ini diserang oleh kerajaan Singosari pada 1275 M, yang dipimpin oleh Raden Wijaya.

v Adapun pendiri kerajaan Sriwijaya ini duhulunya adalah ; maharaja Syeilendra. Dan dimasa kerajaan Sriwijaya, palembang/ Sumatera Selatan adalah pusat agama Budha terbesar. Di palembang ini terdapat Andalas. Dan Ibn Batutah menamakannya dengan Andali. Kerajaan Sriwijaya ini orang Arab menyebutnya dengan Syarbazah dan orang Cina menyebutnya dengan Sheh Li Fosheh. Kerajaan Sriwijaya ini telah ada 100 tahun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Yang mana, Nabi Muhammad SAW lahir pada tahun 571 M.

v Setelah kerajaan Sriwijaya hancur, maka berdirilah kerajaan Dhamasraya (kerajaan Sriwijaya kecil) di Jambi. Yang sebenarnya adalah berasal dari kerajaan majapahit yang permaisurinya adalah orang Melayu. Kerajaan inilah yang turun- temurun di Minangkabau hingga datangnya Islam.

v Dari Dhamasraya, maka pindahlah kerajaan itu ke Pagaruyung di Sumatera Barat . Ruyung itu adalah nama kayu yang sangat kuat. Atau semakna dengan keteguhan yang ada pada diri manusia. Adapun contoh nama yang berbercorak Budha di minangkabau, yaitu: Parahiyangan. Yaitu tempat sembahyang Budha. Yang artinya adalah tuhan. Selanjutnya pada tahun 1343, kerajaan ini dipimpin oleh Adityawarman. Yang mana beliau adalah keturunan dari kerajaan Majapahit. Ia menjalin hubungan erat dengan kerajaan Majapahuit itu. Masa Adityawarman ini, adalah semasa dengan raja al Malikus Shaleh dari kerajaan Samudera Pasai.

v Negeri minangkabau ini dinamakan oleh Ibnu Batutah dengan Muljawa. Dan negeri minangakabau ini menerima Islam dari kerajaan Samudera Pasai. Dengan kata lain, Minangkabau memperolah agama Islam adalah dari Aceh.

v Di istana Adityawarman, dibentukllah tiga raja:

  1. Raja alam
  2. Raja adat
  3. Raja ibadat

v orang besar di kerajaan beliau dijadikan empat balai. Yaitu:

  1. Indomo Saruaso
  2. Bendahara titah Sungai Tarab. Sungai Tarab ini adalah nama salah satu daerah di Sumatera Barat. Tepatnya di kabupaten Tanah Datar.
  3. dan 4, menunjukkan negeri Islam

v pada tahun 1400 M, berdirilah kerajaan Malaka. Yang mana kerajaan ini adalah kerajaan Islam.

v Adat telah diisi dan lembaga telah dituang

v Kerajaan Malaka jatuh ketangan Portugis pada tahun 1511 M

v Di masa kerajaan Samudera Pasai di Aceh, ada dua paham besar yang berkembang:

1. Paham Syekh Abdur Rauf dan Nuruddin ar Raniriy. Yang mana, mereka berpaham Ahlus Sunnah dan Wihdatu as Syuhud. Yang berarti alam itu adalah bekas kuasa tuhan

2. Paham Hamzah al Fanshuriy dan Syamsuddin as Samatraniy. Yang mana, mereka berpaham Wihdatul Wujud. Yang berarti; alam itu sebagian dari pada tuhan. Laksana buih di lautan, itu adalah sebagian dari pada ombak. Dan paham mereka ini sama dengan Ibn Arabiy di tanah Arab dan Syekh Siti Jenar di pulau Jawa.

v Adapun yang membawa Islam ke Minangkabau, yaitu: Syekh Burhanuddin. Ia adalah murid dari Syekh Abdur Rauf di Aceh. Adapun tempat Syekh Burhanuddin menyebarkan Islam, yaitu di Ulakan. Tepatnya di kabupaten Padang Pariaman. Sebenarnya paham Syekh Abdur Rauf ini adalah pemahaman yang dianut oleh kalangan raja di Aceh dan begitu pula masyarakatnya. Diantara sebab utama kedatangan Syekh Burhanuddin ke Wilayah Minangkabau adalah karena ia mendengar pemahaman atau pengikut Hamzah al Fanshuriy yang menganut paham Wihdatul Wujud, telah menyebar di Minangkabau.

v Dipermulaan abad ke-19, datanglah kaum Paderi dari Mekkah. Yang dipimpin oleh Haji Miskin di Pandai Sikek. Yang mana kelompok ini sangat dijiwai oleh gerakan Wahabi yang ada di Mekkah takkala itu. Menurut salah satu sumber, mereka itu berjumlah delapan orang. Maka digelarilah mereka dengan Harimau Nan Salapan.

v Syarat nan mangato ( berkata), adat nan mamakai.

v Adat di Minagkabau, terdiri dari empat golongan:

1. Penghulu: dengan lambangnya berwarna hitam

2. Manti: dengan lambangnya berwarna ungu

3. Dubalang: dengan lambangnya berwarna merah ( yang berarti keberanian)

4. Malin: dengan lambangnya berwarna putih ( biasanya mereka adalah ulamanya)

v di Minangkabau ada perjanjian yang mashur, Yaitu: perjanjian plakat panjang

v ada seorang ulama besar bermazhab Syafi' di tanah Mekkah. Ia bernama: Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawaiy. Pada akhir abad ke-19. Ia berasal dari daerah Minangkabau. ayahnya bernama Abdul Latif. Yang mana ayahnya ini adalah adik dari Tuanku Laras di Koto Gadang. Melalui didikan Syekh Ahmad Khatib inilah banyak ulama Minangkabau terbentuk. Diantara murid-muridnya yang terkenal, yaitu:

1. DR. Abdul Karim Amrullah ( beliau adalah ayah Buya Hamka)

2. DR. Abdullah Ahmad

3. Muhammad Jamil Jambek

4. Syekh Jamil Jaho

5. Syekh Muhammad Zein Simabur

6. Syekh Muhammad Zein Lantai Batu

7. Syekh Thaib Sungayang

8. Syekh Abbas Padang Japang

9. Syekh Abdul Latif Parambatan

10. Hasan Ma'lum

11. Abdul Kadir Mandiri

12. Syekh Thahir Jalaluddin ( ibu dari Syekh Thahir Jalaluddin dan Syekh Ahmad adalah bersaudara kandung. Jadi, mereka berdua adalah kemenakan dari Datuk Bagindo laras Ampek Angkek.

13. KH. Ahmad Dahlan

14. KH. Abdullah Shalih ( dia adalah mufti di Johor Malaysia)

v Beberapa urutan tahun yang penuh sejarah di alam Minangkabau, yaitu:

1. 1911: Syekh Abdullah Ahmad mendirikan surat kabar al Munir dan al Akhbar

2. 1912: Syekh Abdullah Ahmad mendirikan sekolah Adabiah di Padang

3. 1926: Zainuddin Labai mendirikan sekolah agama di Padang Panjang

4. 1918: Syekh Abdul karim Amrullah mendirikan sekolah Sumatera Thawalib di Padang Panjang

5. 1920: Haji Datuak Batuah membawa paham komunis ke Sumatera Barat

6. 1022: Ahmadiah Qadian menancapkan kukunya dan mencoba mengacau di Sumatera Barat

7. 1925: Haji Abdul Karim Amrullah membawa Muhammadiah ke Sumatera Barat

8. 1930: Muhammadiah mengadakan kongres di Bukit Tinggi

9. 1941: Syekh Abdul karim Amrullah di buang ke tanah Jawa. Sebab Belanda menanggap dia berbahaya. Dan akhirnya beliau meninggal pada 21 Jumadil Akhir 1364 atau tepat pada 2 Juli 1945.

v Pemerintahan Minangkabau dahulunya terbagi dua:

1. Aristokrasi: Koto Piliang

2. Demokrasi: Bodi Chaniago

v Ahli adat yang mashur di Minangkabau yaitu:

1. Datuak Katemanggungan

2. Datuak Parpatiah Nan Sabatang

Yang mana, mereka berdua ini adalah setara dengan:

1. Damang Lebar Daun : di kerajaan Sriwijaya

2. Gajah Mada : di kerajaan Majapahit

3. Datuak Kinayan : di kerajaan Samudera Pasai

v Pepatah Minang: '' Adat basandi sara', sara' basandi kitabullah. Sara' mangato, adat mamakai. Mesjid sabuah, Belairung saruang

v Sebuah ilmu: Batal dakwa berpeliat. Dipakai bajinah bagi pendakwa. Sumpah atas yang ingkar

v Hukum akal itu ada tiga perkara: Wajib, mustahil dan jaiz

v Dan pohon akal ada empat perkara: Akal, tawakkal, berakal dan naql

v Kata terbagi empat: Kata pusaka, kata mufakat, kata dahulu bertepati dan kata kemudian berlari

v Empat jalan yang ditempuh:

  1. Menurun : Dari tinggi ke rendah, dari guru ke murid, dari bapak bapak ke anak dan dari mamak ke kemanakan
  2. Mendaki : Dari bawah ke atas dan dari murid ke guru
  3. Mendatar : Yaitu kata yang dipakai dalam keadaan seumur
  4. maleriang/ melereng : Kata beripar—berbisan dan kata berhanda—bersemanda

jadi, orang yang tidak tahu dengan kaedah ini, maka dinamakanlah ia dengan orang yang tidak tahu di nan empat

v Cupak ada dua: Asli dan buatan

v Beberapa makna kata:

ü Kata Raja : Melimpahkan

ü Kata Penghulu : Bermufakat

ü Kata Nan Tua : Menyelesai

ü Kata Manti : Penghubung

ü Kata Dubalang : Menderas

ü Kata Bengok : Bergalau/ berkacau

ü Kata perempuan : Merendah

v Alur dan patut. Rasa dan perisa. Hingga dan tangga

v Adat itu ada dua: Jahiliah dan Islamiah

v Lima lawan lima:

1. Awal dan akhir

2. Lahir dan batin

3. Tinggi dan rendah

4. Mudharat dan manfaat

5. Ada dan tiada

v Tiga keelokan:

1. Elok nagari/ negeri di Penghulu

2. Elok kampung di nan mudo/ oleh pemuda

3. Elok tepian di Rang Sumando

v Elok kata dimufakat. Buruk kata di luar mufakat. Kayu yang berjubang/ bercabang tak dapat dihentakkan

v Bulat air di pembuluh. Bulat kata di mufakat. Bulat segolong picak ditapik. Melompat sama patah dan menyeruduk sama membungkuk

v Ilmu padi akan dipakai, kian berisi kian merunduk. Jangan bagai lanjak labu dibenam, bagai kalang direbus sebuah

v Kemenakan seperintah mamak. Mamak seperintah Tungganai. Tungganai seperintah Penghulu. Penghulu itu payung peruji, merawa gadang/ besar tempat berteduh kehujanan, tempat bernaung kepanasan, uratnya tempat bersila, pohonnya tempat bersandar, luas menyelimuti, tinggi melindungi, dia bergelar orang kaya, bukan kaya emas dan bukan juga kaya perak. Tapi ia kaya adat dan pusaka.

v Dari taratak menjadi dusun, dari dusun menjadi negeri dan dari negeri menjadi kota

v Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan, berlayar menentang pulau, berkata menuju benar, teracung kaki, inai pengobat dan terlanjur mulut emas penebusnya.

v Tidak ada perang yang tak damai. Dan tak ada sengketa yang tak selesai

v Robek-robek bulu ayam, habis robek bertaut juga

v Orang Minangkabau kaya akan sindiran, tak boleh berkata terus-terang dan tak boleh menekuk dengan matanya

v Orang kaya akan seni. Jika dua pendekar saling bertemu dan takkala mereka beradu ketangkasan, maka tak akan ada yang mengena, padahal mereka telah bersungguh-sungguh (dengan masing-masing jurus yang mereka miliki). Itulah keahlian.

v Duduk sama rendah. Berdiri sama tinggi. Orang cerdik bisa menjual, orang bingung tak bisa dijual. Ke bukit sama mendaki dan ke lurah sama menurun, ringan sama dijinjing dan berat sama dipikul.

v Dahulu, ada putra Minangkabau yang bernama Raja Melawar ia berangkat ke Malaysia. Maka berdirilah kerajaan Negeri Sembilan disana

v Dan tiga putera Minangkabau yang berdakwah ke Makassar, yaitu:

1. Datuk Ribandang

2. Datuk Patimang

3. Datuk Pitiro

v Diantara tokoh yang membawa pembaharuan di Minangkabau dahulunya, yaitu:

1. Haji Miskin

2. Haji Piobang

3. Haji Sumanik